| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Info Dasar. |
|||
Klasifikasi |
Kapur tohor |
Standar Kelas |
Kelas Industri |
Baik |
Oksida Amfoter |
Kualitas |
Kelas Pertama5 |
Nama Lainnya |
Jeruk Nipis Cepat |
Penampilan |
Bubuk Putih |
Aplikasi |
Kelas Pertanian, Kelas Industri |
Titik lebur |
2572 Derajat Celcius |
Kepadatan |
3,35g/cm3 |
Berat Molekul |
56.077 |
Titik Bolling |
2850 Derajat Celcius |
Mencicipi |
Tersedia |
Sertifikat |
IS09001 |
Kemurnian |
Dari 80% menjadi 99% |
Paket Transportasi |
25kg/Tas, 40 tas/Pallet atau 1mt/Tas Jumbo/Pallet |
Spesifikasi |
Paket 25g/tas atau 1MT/tas jumbo |
Merek dagang |
Hongyu |
Asal |
Jiangsu, Tiongkok |
Kapasitas Produksi |
100000 ton / Tahun |
||
Penjualan Langsung Pabrik Kandungan 95% Kemurnian Tinggi Harga Rendah Bubuk Kalsium Oksida (CAS: 1305-78-8), yang secara kimia dikenal sebagai CaO, adalah senyawa alkali kelas industri premium yang berasal dari batu kapur berkualitas tinggi melalui kalsinasi pada 1000–1200°C. Dengan berat molekul 56,08 g/mol dan kemurnian ≥95%, bubuk kristal putih ini menunjukkan reaktivitas dan stabilitas termal yang luar biasa, menjadikannya bahan landasan dalam metalurgi, sintesis kimia, dan teknik lingkungan. Sebagai penawaran langsung dari pabrik, produk ini menghilangkan markup perantara, memberikan efektivitas biaya yang tak tertandingi tanpa mengorbankan kualitas. Bubuk ini mengalir bebas dengan ukuran partikel rata-rata 50–100μm, memastikan penanganan mudah dan dispersi seragam dalam berbagai aplikasi.
Kemurnian Luar Biasa dan Pengotor Rendah :
Kemurnian Minimum 95% : Diuji secara ketat untuk memastikan MgO <1,5%, Fe₂O₃ <0,1%, dan SiO₂ <1,0%, memenuhi atau melampaui standar ASTM C133-18 untuk kapur industri.
Logam Berat Rendah : Pb <10ppm, As <5ppm, cocok untuk aplikasi yang memerlukan kontrol pengotor yang ketat, seperti kemasan food grade (kontak tidak langsung) dan produk antara farmasi (bahan non-aktif).
Reaktivitas Tinggi dan Penyerapan Kelembapan :
Slaking Cepat : Bereaksi cepat dengan air untuk menghasilkan kalsium hidroksida (kapur mati), melepaskan panas (reaksi eksotermik) dan mencapai efisiensi hidrasi ≥90% dalam waktu 10 menit pada suhu 25°C.
Sifat Higroskopis : Menyerap kelembapan dari udara (hingga 30% beratnya di lingkungan lembab), menjadikannya pengering yang efektif dalam wadah penyimpanan dan wadah pengangkut.
Stabilitas Termal dan Kimia :
Titik Leleh Tinggi : Mempertahankan integritas struktural hingga 2572°C, ideal untuk proses bersuhu tinggi seperti pembuatan baja dan pembuatan kaca.
Netralisasi Asam : Menetralkan 0,8–1,2 mol H+ per gram, secara efektif mengolah air limbah yang bersifat asam (penyesuaian pH dari 2–4 menjadi 6–9) dan remediasi tanah (meningkatkan pH untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman).
Harga Langsung Pabrik :
Efisiensi Biaya : Pesanan dalam jumlah besar (≥10 MT) mendapat diskon hingga 20%, dengan kemasan yang dapat disesuaikan (25kg/bag, 1MT/karung super) untuk mengurangi biaya logistik bagi pembeli industri.
Industri Metalurgi :
Pembuatan Baja : Digunakan sebagai fluks untuk menghilangkan fosfor dan sulfur dari besi cair, meningkatkan kemurnian baja dan sifat mekanik (kekuatan tarik +15% bila digunakan dalam pengecoran kontinyu).
Logam Non-Ferrous : Memfasilitasi penghilangan oksida dalam peleburan aluminium, mengurangi pembentukan sampah dan meningkatkan kualitas permukaan pengecoran.
Manufaktur Kimia :
Pulp dan Kertas : Menetralkan cairan hitam dalam proses kraft, meningkatkan efisiensi ekstraksi selulosa sebesar 8–10%.
Produksi Garam Kalsium : Berfungsi sebagai bahan baku kalsium karbonat, kalsium hidroksida, dan kalsium silikat, dengan hasil reaksi ≥98% dalam sintesis terkontrol.
Teknik Lingkungan :
Pengolahan Air Limbah : Menyesuaikan pH limpasan pertambangan (menghilangkan logam berat seperti Cu⊃2;+, Zn⊃2;+ melalui presipitasi) dan menetralkan lindi asam di tempat pembuangan sampah.
Pengendalian Polusi Udara : Menyerap SO₂ dalam sistem desulfurisasi gas buang (FGD), mencapai efisiensi penangkapan sulfur sebesar 90% di pembangkit listrik tenaga batu bara.
Konstruksi dan Pertanian :
Stabilisasi Tanah : Meningkatkan daya dukung tanah lempung (kuat tekan +20%) untuk landasan jalan dan pondasi bangunan.
Bahan Tambahan Pupuk : Memperbaiki keasaman tanah (pH 4,5–5,5 menjadi 6,5–7,0), meningkatkan ketersediaan unsur hara untuk tanaman seperti jagung, kedelai, dan gandum.

