| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Info Dasar. |
|||
Klasifikasi |
Kapur tohor |
Standar Kelas |
Kelas Industri |
Baik |
Oksida Amfoter |
Kualitas |
Kelas Pertama5 |
Nama Lainnya |
Jeruk Nipis Cepat |
Penampilan |
Bubuk Putih |
Aplikasi |
Kelas Pertanian, Kelas Industri |
Titik lebur |
2572 Derajat Celcius |
Kepadatan |
3,35g/cm3 |
Berat Molekul |
56.077 |
Titik Bolling |
2850 Derajat Celcius |
Mencicipi |
Tersedia |
Sertifikat |
IS09001 |
Kemurnian |
Dari 80% menjadi 99% |
Paket Transportasi |
25kg/Tas, 40 tas/Pallet atau 1mt/Tas Jumbo/Pallet |
Spesifikasi |
Paket 25g/tas atau 1MT/tas jumbo |
Merek dagang |
Hongyu |
Asal |
Jiangsu, Tiongkok |
Kapasitas Produksi |
100000 ton / Tahun |
||
Kalsium oksida (CaO, umumnya dikenal sebagai kapur tohor) memiliki aplikasi yang jelas dan signifikan dalam industri kertas, khususnya dalam pembuatan pulp, pembuatan kertas, dan pengolahan air limbah.
1. Proses Pengupasan (Pengupasan Kimia)
Proses Kraft : Kalsium oksida adalah komponen 'cairan putih' (larutan pemasakan pulp), yang bekerja sama dengan natrium hidroksida dan natrium sulfida untuk memecah lignin dalam kayu. Ini memisahkan serat selulosa, bahan baku utama kertas.
Daur Ulang dalam Pembuatan Pulp : Dalam perolehan kembali cairan limbah pembuatan pulp (lindi hitam), kalsium oksida berpartisipasi dalam reaksi kimia untuk meregenerasi bahan pemasak, sehingga meningkatkan efisiensi dan kelayakan ekonomi dari proses pembuatan pulp.
2. Pengaturan pH dan Bantuan Pemutihan
Kontrol pH : Selama pencucian pulp, pemutihan, dan pembuatan kertas, kalsium oksida menyesuaikan keasaman air proses (biasanya menjaga lingkungan basa, pH 8–11). Ini menstabilkan bahan pemutih (misalnya hidrogen peroksida) dan mengurangi korosi peralatan.
Peningkatan Pemutihan : Dalam proses pemutihan oksigen atau pemutihan bebas klorin, kalsium oksida mempertahankan kondisi basa optimal untuk meningkatkan efisiensi pemutihan, meningkatkan keputihan dan kemurnian pulp.
3. Pengolahan Air Limbah
Air limbah pabrik kertas mengandung bahan organik, pigmen, dan zat asam. Kalsium oksida digunakan untuk:
Menetralkan air limbah yang bersifat asam, menyesuaikan pH dengan standar pembuangan (6–9);
Bereaksi dengan ion logam berat untuk membentuk endapan hidroksida, menghilangkan polutan, dan mengentalkan padatan tersuspensi untuk mempercepat pemurnian air.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
KEMASAN & PENGIRIMAN

Sertifikat Kualifikasi
