| Ketersediaan: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
Nama Kimia |
Kalsium Oksida (CaO) |
Kemurnian |
≥90% (Kemurnian tinggi ≥95%) |
Penampilan |
Benjolan/bubuk berwarna putih |
Konten Pengotor |
≤1% (Kontrol ketat terhadap elemen seperti besi dan magnesium) |
Spesifikasi Kemasan |
Tas 25kg atau Tas Jumbo 1 ton |
Kepatuhan Standar |
Sesuai dengan Standar Kapur Industri GB/T 1594-2008; Disertifikasi oleh ISO 9001 dan SGS |
![]() |
![]() |
![]() |
Kapur kapur banyak digunakan dalam budidaya perikanan sebagai bahan pembantu yang hemat biaya dan praktis, memainkan peran penting dalam pengaturan kualitas air, pencegahan penyakit, dan perbaikan sedimen.
Kegunaan Utama Kapur Cepat dalam Budidaya Perairan
1. Disinfeksi Kolam dan Pengendalian Organisme Berbahaya
Mekanisme: Ketika kapur sirih (CaO) bereaksi dengan air, ia membentuk kalsium hidroksida (Ca(OH)₂), yang melepaskan panas dalam jumlah besar dan meningkatkan pH air hingga lebih dari 11. Hal ini dengan cepat membunuh ikan liar, parasit, patogen (misalnya bakteri, jamur), siput, dan gulma.
Aplikasi:
Gunakan 100-150kg/mu (per mu, kedalaman air 1m) kapur sirih yang dilarutkan dalam air untuk penyiraman seluruh kolam sebelum menyimpan bibit di kolam baru atau selama rotasi tanaman di kolam lama. Tunggu 7-10 hari untuk uji keamanan sebelum melepaskan bibit.
Terapkan setelah membersihkan kolam yang terkena penyakit untuk mengurangi risiko residu patogen.
2. Pengaturan Kualitas Air dan Perbaikan Lingkungan
Menstabilkan Nilai pH: Kapur cepat menetralkan asam organik (misalnya asam humat) untuk mencegah pengasaman air, menjaga pH pada kisaran optimal 7,5-8,5 untuk reproduksi alga dan pertumbuhan ikan.
Meningkatkan Alkalinitas dan Kekerasan: Kalsium hidroksida bereaksi dengan karbon dioksida dalam air untuk membentuk kalsium karbonat (CaCO₃), meningkatkan kekerasan karbonat dan kapasitas penyangga untuk mengurangi fluktuasi pH.
Mendorong Pertumbuhan Alga: Pelepasan ion kalsium (Ca⊃2;⁺) sangat penting bagi alga, mengoptimalkan fase alga air dan meningkatkan oksigen terlarut (DO).
3. Perbaikan Sedimen dan Degradasi Bahan Berbahaya
Mengoksidasi Bahan Organik Sedimen: Alkalinitas kapur cepat mempercepat penguraian sisa pakan, feses, dan alga mati di sedimen, mengurangi akumulasi zat beracun seperti amonia nitrogen (NH₃) dan nitrit (NO₂⁻).
Pelepasan Nutrisi: Ini mendorong pelepasan fosfor, kalium, dan nutrisi lainnya dari sedimen, menyediakan nutrisi bagi plankton dan membentuk siklus ekologi yang baik.
4. Pengobatan Penyakit Tambahan dan Peningkatan Imunitas
Menghambat Reproduksi Patogen: Dengan meningkatkan alkalinitas air, ia menekan aktivitas patogen asidofilik (misalnya, bakteri busuk insang, enteritis).
Suplemen Kalsium: Ikan (terutama krustasea seperti udang dan kepiting) membutuhkan kalsium yang melimpah selama molting. Jeruk nipis berfungsi sebagai sumber kalsium untuk mendorong pengerasan dan pertumbuhan cangkang.
KEMASAN & PENGIRIMAN

Sertifikat Kualifikasi

Tambang sendiri di Hubei
![]() |
![]() |
![]() |